IT Audit

Monday, May 8, 2017
Posted by keliling jajan
BAB 1
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Secara umum IT Audit adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan - pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi, dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan - pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

TUJUAN MAKALAH

Tujuan dari makalah ini yaitu agar mahasiswa dapat memahami dan mengerti apa yang dimaksud IT Audit dan agar mahasiswa dapat memahami dan mengerti tujuan IT Audit

RUMUSAN MASALAH

Dalam penulisan makalah ini identifikasi masalahnya adalah apa itu IT Audit. Sehingga adapun rumusan masalah terhadap masalah di atas:
·        Apa pengertian dari IT Audit
·        Apa tujuan dari IT Audit
·        Bagaimana konsep pelaksanaan audit bebasis komputer

SISTEMATIKA MAKALAH

Sistematika makalah ini adalah sebagai berikut:
BAB 1 PENDAHULUAN
Dalam bab ini menjelaskan tentang latar belakang, tujuan makalah, rumusan masalah, dan sistematika makalah
BAB 2 PEMBAHASAN
Dalam bab ini kita membahas tentang pengertian dan tujuan IT Audit. serta proses audit system informasi berbasis computer.
BAB 3 PENUTUP
Dalam bab ini berisi kesimpulan.


BAB 2
PEMBAHASAN


Pengertian IT Audit

IT Audit adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti untuk membuktikan dan menentukan apakah sistem aplikasi komputerisasi yang digunakan telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai, apakah aset organisasi sudah dilindungi dengan baik dan tidak disalah gunakan, apakah  mampu menjaga integritas data, kehandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.

Sedangkan menurut Sukrisno Agoes, Auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis, oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen, beserta catatan pembukuan dan bukti – bukti pendukungnya dengan tujuan untuk memberikan pendapat mengenai laporan keuangan tersebut

Sesuai definisi tersebut, dalam pelaksanaan auditing terdapat unsur penting yaitu sebuah proses perolehan data dan proses evaluasi bukti-bukti dan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Bukti-bukti yang diperoleh baik internal maupun eksternal perusahaan akan digunakan sebagai bahan evaluasi  agar hasil audit lebih objektif dan dapat dipertanggung jawabkan.


Tujuan Audit Internal

Tujuan utama internal audit adalam membantu masing-masing pimpinan perusahaan atau manajemen dalam melaksanakan tanggung jawabnya dengan memberikan data analisa, penilaian, saran dan komentar mengenai kegiatan yang telah diperiksanya.

Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh seorang internal auditor untuk mencapai tujuan tersebut antara lain sebagai berikut:
1       Menelaah dan menilai kebaikan, memadai tidaknya dan penerapan dari sistem pengendalian manajemen, pengendalian internal, dan pengendalian operasional lainnya serta mengembangkan pengendalian yang efektif dengan biaya yang tidak terlalu mahal
2       Memastikan ketaatan terhadap kebijakan, rencana dan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan oleh manajemen
3       Memastikan seberapa jauh harta perusahaan dipertanggung jawabkan dan dilindungi dari kemungkinan terjadinya segala bentuk pencurian, kecurangan dan penyalahgunaan
4       Memastikan bahwa pengelolaan data yang dikembangkan dalam organisasi dapat dipercaya
5       Menilai mutu pekerjaan setiap bagian dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh manajemen.
6  Menyarankan perbaikan-perbaikan operasional dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas.

Fungsi Audit Internal 

Fungsi internal audit bagi manajemen menurut Sawyer (2005:32) antara lain:
1       Fungsi pengawasan terhadap semua kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak mampu diawasi sendiri oleh top manajement.
2       Fungsi identifikasi dan peminimalan risiko.
3       Fungsi validasi laporan ke manajer.
4       Fungsi support atau membantu manajemen dalam bidang-bidang teknis / khusus.
5       Fungsi membantu proses pengambilan keputusan.
6       Fungsi analisis masa depan - bukan hanya untuk masa lalu.
7       Fungsi membantu manajer untuk pengelolaan perusahaan.

Jenis – Jenis Audit

Menurut (Sukrisno Agoes, 2004) ditinjau dari luasnya pemeriksaan, makajenis-jenis audit dapat dibedakan atas:
1  Audit Operasional (Management Audit), yaitu suatu pemeriksaan terhadap kegiatan operasi suatu perusahaan, termasuk kebijakan akuntansi dan kebijakan operasional yang telah ditetapkan oleh manajemen dengan maksud untuk mengetahui apakah kegiatan operasi telah dilakukan secara efektif, efisien dan ekonomis. Pemeriksaan Ketaatan (Complience Audit), yaitu suatu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan telah mentaati peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan yang berlaku, baik yang ditetapkan oleh pihak intern perusahaan maupun pihak ekstern perusahaan.
3       Pemeriksaan Intern (Internal Audit), yaitu pemeriksaan yang dilakukan oleh bagian internal audit perusahaan yang mencakup laporan keuangan dan catatan akuntansi perusahaan yang bersangkutan serta ketaatan terhadap kebijakan manajemen yang telah ditentukan.
4       Audit Komputer (Computer Audit), yaitu pemeriksaan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap perusahaan yang melakukan proses data akuntansi dengan menggunakan sistem Elektronic Data Processing (EDP).

Audit Sistem Informasi Berbasis Komputer

Dengan dominannya penggunaan komputer dalam membantu kegiatan operasional diberbagai perusahaan, maka diperlukan standar-standar kontrol sebagai alat pengendali internal untuk menjamin bahwa data elektronik yang diproses adalah benar. Beberapa jenis standar kontrol yaitu:
1       COSO (Comitte Of Sponsoring Organizationof the treadway commission’s)
Yaitu dibentuk pada tahun 1985 dengan tujuan untuk menyatukan pandangan dalam komunitas bisnis berkaitan dengan isu-isu seputar pelaporan keuangan yang mengandung fraud (penggelapan).Tahun 1992, COSO menyusun dan MenerbitkanInternal Control Integrated Framework yang berisi rumusan definisi pengendalian intern, pedoman penilaian, serta perbaikan terhadap sistem pengendalian intern.Tahun 2004, COSO mengembangkan Internal Control Integrated Framework dengan menambah cakupan tentang manajemen  dan strategi resiko yang disebut ERM (Enterprise Risk Manajement).
2       COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology)Yaitu alat pengendalian untuk informasi dan tekhnology terkait dan merupakan standar terbuka yang dikembangkan oleh ISACA melalui ITGI (Information and Technology Governance Institute)pada tahun 1992. Tujuan dari COBIT yaitu untuk mengembangkan , melakukan riset dan mempublikasikan suatu standar teknologi informasi yang diterima umum dan selalu up to date untuk digunakan dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
  
BAB 3
PENUTUP


KESIMPULAN


Dari penulisan makalah ini dapat disimpulkan bahwa IT Audit adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian untuk membuktikan dan menentukan apakah sistem aplikasi komputerisasi yang digunakan telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai, apakah aset organisasi sudah dilindungi dengan baik dan tidak disalah gunakan, apakah  mampu menjaga integritas data, kehandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.

sumber:
http://hediprananta.blogspot.sg/2017/05/bab-1-pendahuluan-latar-belakang-secara.html

CI(Continous Integration)

Tuesday, January 17, 2017
Posted by keliling jajan
CI atau Continous Integration adalah sebuah cara untuk mendeliver project ke client agar project yang web developer buat bug less. dalam project web based sering kali menemui namanya BUG apalagi web yang sudah production pasti ada aja Bug yang jadi masalah bagi yang kecil atau yang fatal sekalipun.
Kita menggunakan cara ini untuk meminimalkan BUG sehingga deliver ke client bug yang terdapat pada web tersebut minim atau bahkan tidak ada BUG sama sekali.
jadi CI ini menggunakan prinsip pipeline dimana akan melewati beberapa unit testing yang kita sendiri yang buat menggunakan php atau Node js
Gambar 1.0 Pipeline CI

Gambar di atas adalah langkah-langkah sebelum deliver ke client project yang akan kita buat. dan dilakukan secara otomatis. Dalam sistem yang kompleks atau web yang sudah besar contoh: OLX mereka sudah menggunakan sistem seperti ini. agar efektif dan efisien dalam maintence web development.
beberapa tools untuk Contious Integration adalah :
1. Jenkins 
2. Bambo
3 . Travis
tiga tools diatas adalah tools yang di gunakan untuk continous integration. nanti akan ada tambahan library seperty: selenium server,nightwatch js dll untuk pendukung Continous Integration.
jadi, untuk web yang sudah production dan memiliki web developer yang banyak disarankan menggunakan ini karena dapat memonitoring web atau sistem yang sudah berjalan agar lebih mudah mengetahui bug nya secara tepat, cepat. dan bug di web pun akan cepat di atasi.
demikian artikel saya tentang CI semga bermanfaat selamat malam semua happy coding


GPS

Saturday, January 14, 2017
Posted by keliling jajan

Sejarah GPS (Global Positioning System)

Global Positioning System (GPS) merupakan suatu sistem radio navigasi penentuan posisi menggunakan satelit. GPS dapat memberikan posisi suatu objek di muka bumi dengna akurat dan cepat (koordinat tiga dimensi) dan memberikan informasi waktu serta kecepatan bergerak secara kontinyu di seluruh dunia. GPS merupakan bagian dari Sistem Informasi Geografi dan saat ini sudah merupakan bagian yang menjadi kebutuan hidup manusia. GPS dikembangkan pertama kali oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama NAVSTAR GPS (diberikan oleh John Walsh). Sistem GPS merupakan sistem penentuan posisi berbasis satelit dna sekaligus merupakan tongga revolusi bidang pengukuran posisi dan navigasi. 

Sistem ini pada awalnya merupakan sistem navigasi militer yang dirancang, dilaksanakan, dibiayai dan dikelola oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat sejak tahun 1973. Sistem in iadalah hasil gabungan program U.S Navy's TIMATION  dan proyek U.S Air Force's 621B dibawah tanggung jawab Joint Program Office. Satelit GPS yang pertama telah diluncurkan pada tahun 1978. KOngres Amerika Serikat, GPS kemudian digunakan untuk kepentingan umum sampai sekarang.

Pada awalnya terdapat 24 satelit MEO (Medium Earth Orbit) yang digunakan untuk membantu melacak posisi dengan membagi wilayah bumi menjadi 3 bagian masing-masing diisi 8 satelit. Dalam perkembangannya, bumi dibagi menjadi 6 bagian dengan 4 satelit melayani per wilyah. Dengan adanya 24 satelit di angkasa, 4 sampai dengan 10 satelit GPS setiap saat akan selalu dapat diamati di seluruh permukaan bumi. Saat ini GPS digunakan dalam berbagai bidang seperti:
1. Militer
GPS digunakan untuk keperluan perang seperti menuntun arah rudal atau melacak posisi pasukan. Dengan cara ini maka dapat diketahui mana teman atau lawan untuk menghindari salah sasarnan atau menentukan pergerakan pasukan.
2. Navigasi
GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah dilengkapi fitur GPS untuk alat bantu navigasi. Dengan begitu pengendara dapat melihat posisi dan memandu (tracking) lokasi yang akan dituju dan mencari jalan alternatif ketika macet.
3. Sistem Informasi Geografi
Untuk keperluan SIG, GPS sering digunakan untuk melakukan pengukurna lapangan dalam pembuatan peta.
4. Pelacak Kendaraan
GPS digunkan juga untuk melacak posisi kendaraan saat ini berada. Para pelaku agen travel atua penyewaan mobil biasanya menggunakan bantuan GPS untuk memonitor posisi klien.
5. Pemantau Gempa
GPS memiliki ketelitan tinggi dan dapat digunakan untuk memantau pergerakan tanah yang ordenya hanya milimeter per tahun. Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa atau aktivitas tektonik dan vulkanik lainnya.
6. Aplikasi Kontrol Pesawat Ulang Alik
Penggunaan lebih lanjut dari GPS adalah mencakup aplikasi kontrol dan panduan bagi mesin tak berawak seperti eksplorasi luar angkasa atau tempat-tempat berbahaya di bumi yang tidak dapat dijangkau manusia.


Spesifikasi GPS

C.1 Sinyal GPS


Satelit GPS mengirim dua sinyal transmisi gelombang radio dengan emisi “Code-Phase”dan “Carrier-Phase” untuk menghitung jarak Satelite dan GPS Receiver agar lebih akurat, dengan frekuensi L1(1,57542 GHz ) GPS transmisi Signal diperuntukan pengguna sipil dan L,2.(1227.60 MHz) US GPS transmisi Sinyal untuk keperluan militer dengan spesifikasi keakuratan serta Eror Correction lebih baik. Sinyal satelite GPS Navstar memancar menyorot permukaan bumi sesuai dengan karakter signal Microwave pada band sekitar 1.2- 1,5 GHZ, menembus awan, kaca dan plastic namun tidak akan bisa menembus benda padat/keras seperti bangunan atau gunung.

Sinyal GPS mengandung tiga informasi yaitu kode pseudorandom, data ephemeris dan data almanak. Sinyal transmisi dari satelit GPS merupakan sinyal identifikasi satelit saat sedang mengirim informasi terhadap GPS Receiver. Selanjutnya Receiver GPS menghitung timing waktu rambatan gelombang dari satelite Navstar dengan menghitung selisih timing pulsa antara “pseudo random code” dari Receiver GPS bangkitkan dengan sinyal yang identik dari satelit GPS Navstar. Kelebaran freqwensi (Bandwidth) yang dibutuhkan untuk mentransmisikan pseudo random code sekitar 1 MHz, sehingga transmisi sinyal GPS ditransmisikan pada gelombang 20 cm atau sekitar 1.2 -1.5 GHZ.


C.2 Kemampuan GPS

Beberapa kemampuan GPS  antara lain dapat memberikan informasi tentang posisi, kecepatan, dan waktu secara cepat, akurat, murah, dimana saja di bumi ini tanpa tergantung cuaca. Hal yang perlu dicatat bahwa GPS adalah satu-satunya sistem navigasi ataupun sistem penentuan posisi dalam beberapa abad ini yang memiliki kemampuan handal seperti itu. Ketelitian dari GPS dapat mencapai beberapa mm untuk ketelitian posisinya, beberapa cm/s untuk ketelitian kecepatannya dan beberapa nanodetik untuk ketelitian waktunya. Ketelitian posisi yang diperoleh akan tergantung pada beberapa faktor yaitu metode penentuan posisi, geometri satelit, tingkat ketelitian data, dan metode pengolahan datanya.


C.3 Produk yang diberikan GPS

Secara umum produk dari GPS adalah posisi, kecepatan, dan waktu. Selain itu ada Electron Content), WVC (Water Vapour Content), Polar motion parameters, serta beberapa produk lainnya seperti percepatan, azimuth, parameter attitude, TEC (Total beberapa produk yang perlu dikombinasikan dengan informasi eksternal dari sistem lain, produknya antara lain tinggi ortometrik, undulasi geoid, dan defleksi vertikal.


C.4 Segmen Penyusun Sistem GPS

Secara umum ada tiga segmen dalam sistem GPS yaitu segmen sistem kontrol, segmen satelit, dan segmen pengguna.

Satelit GPS dapat dianalogikan sebagai stasiun radio angkasa, yang diperlengkapi dengan antena-antena untuk mengirim dan menerima sinyal –sinyal gelombang. Sinyal-sinyal ini selanjutnya diterima oleh receiver GPS di/dekat permukaan bumi, dan digunakan untuk menentukan informasi posisi, kecepatan, maupun waktu. Selain itu satelit GPS juga dilengkapi dengan peralatan untuk mengontrol attitude satelit. Satelit-satelit GPS dapat dibagi atas beberapa generasi yaitu ; blok I, blok II, blok IIA, blok IIR dan blok IIF. Hingga april 1999 ada 8 satelit blok II, 18 satelit blok II A dan 1 satelit blok II R yang operasional.

Secara umum segmen sistem kontrol berfungsi mengontrol dan memantau operasional satelit dan memastikan bahwa satelit berfungsi sebagaimana mestinya. Segmen pengguna terdiri dari para pengguna satelit GPS di manapun berada. Dalam hal ini alat penerima sinyal GPS ( GPS receiver ) diperlukan  untuk menerima dan memproses sinyal -sinyal dari satelit GPS untuk digunakan dalam penentuan posisi, kecepatan dan waktu. Komponen utama dari suatu receiver GPS secara umum adalah antena dengan pre-amplifier, bagian RF dengan pengidentifikasi sinyal dan pemroses sinyal, pemroses mikro untuk pengontrolan receiver, data sampling dan pemroses data ( solusi navigasi ), osilator presisi , catu daya, unit perintah dan tampilan, dan memori serta perekam data.


C.5  Tipe alat (Receiver ) GPS

 Ada 3 macam tipe alat GPS, dengan masing-masing memberikan tingkat ketelitian (posisi) yang berbeda-beda.  Tipe alat GPS pertama adalah tipe Navigasi (Handheld, Handy GPS). Tipe nagivasi harganya cukup murah, sekitar 1 – 4 juta rupiah, namun ketelitian posisi yang diberikan saat ini baru dapat mencapai 3 sampai 6 meter.  Tipe alat  yang kedua adalah tipe geodetik single frekuensi (tipe pemetaan), yang biasa digunakan dalam survey dan pemetaan yang membutuhkan ketelitian posisi sekitar sentimeter sampai dengan beberapa desimeter. Tipe terakhir adalah tipe Geodetik dual frekuensi yang dapat memberikan ketelitian posisi hingga mencapai milimeter. Tipe ini biasa digunakan untuk aplikasi precise positioning seperti pembangunan jaring titik kontrol, survey deformasi, dan geodinamika.  Harga receiver tipe geodetik cukup mahal, mencapai ratusan juta rupiah untuk 1 unitnya.


C.6 Sinyal dan Bias pada GPS

GPS memancarkan dua sinyal yaitu frekuensi  L1 (1575.42 MHz) dan L2 (1227.60 MHz). Sinyal L1 dimodulasikan dengan dua sinyal pseudo-random yaitu kode P (Protected) dan kode C/A (coarse/aquisition). Sinyal L2 hanya membawa kode P. Setiap satelit mentransmisikan kode yang unik sehingga penerima (receiver GPS) dapat mengidentifikasi sinyal dari setiap satelit. Pada saat fitur ”Anti-Spoofing” diaktifkan, maka kode P akan dienkripsi dan selanjutnya dikenal sebagai kode P(Y) atau kode Y.

Ketika sinyal melalui lapisan atmosfer, maka sinyal tersebut akan terganggu oleh konten dari atmosfer tersebut. Besarnya gangguan di sebut bias.  Bias sinyal yang ada utamanya terdiri dari 2 macam yaitu bias ionosfer dan bias troposfer.  Bias ini harus diperhitungkan (dimodelkan atau diestimasi atau melakukan teknik differencing untuk metode diferensial dengan jarak baseline yang tidak terlalu panjang) untuk mendapatkan solusi akhir koordinat dengan ketelitian yang baik.  Apabila bias diabaikan maka dapat memberikan kesalahan posisi sampai dengan orde meter.


C.7 Error Source pada GPS

Pada sistem GPS terdapat beberapa kesalahan komponen sistem yang akan mempengaruhi ketelitian hasil posisi yang diperoleh.  Kesalahan-kesalahan tersebut contohnya kesalahan orbit satelit, kesalahan jam satelit, kesalahan jam receiver, kesalahan pusat fase antena, dan multipath. Hal-hal lainnya juga ada yang mengiringi kesalahan sistem seperti efek imaging, dan noise.   Kesalahan ini dapat dieliminir salah satunya dengan menggunakan teknik differencing data.


C.8 Ketelitian Posisi yang diperoleh dari Sistem GPS

Untuk aplikasi sipil, GPS memberikan nilai ketelitian posisi dalam spektrum yang cukup luas, mulai dari meter sampai dengan milimeter.  Sebelum mei 2000 (SA on) ketelitian posisi GPS metode absolut dengan data psedorange mencapai 30 – 100 meter.  Kemudian setelah SA off ketelitian membaik menjadi 3 – 6 meter.  Sementara itu Teknik DGPS memberikan ketelitian 1-2 meter, dan teknik RTK memberikan ketelitian 1-5 sentimeter.  Untuk posisi dengan ketelitian milimeter diberikan oleh teknik survai GPS dengan peralatan GPS tipe geodetik dual frekuensi dan strategi pengolahan data tertentu.


sumber :
http://geograph88.blogspot.co.id/2015/09/sejarah-gps-global-positioning-system.html
http://alfian-labeda.blogspot.co.id/2013/01/makalah-gps.html

pengertian tehknologi web socket

Friday, December 23, 2016
Posted by keliling jajan
WebSocket adalah standar baru untuk komunikasi realtime pada Web dan aplikasi mobile. WebSocket dirancang untuk diterapkan di browser web dan server web, tetapi dapat digunakan oleh aplikasi client atau server
WebSocket adalah protokol yang menyediakan saluran komunikasi full-duplex melalui koneksi TCP tunggal. Protokol WebSocket sudah di standarisasi oleh IETF sebagai RFC 6455 pada tahun 2011, dan API WebSocket di Web IDL sedang distandarisasi oleh W3C.
Manfaat WebSocket
  • Websocket memungkinkan server untuk mendorong data kepada klien yang terhubung
  • Mengurangi traffic atau lalu lintas jaringan yang tidak perlu dan latency menggunakan full duplex melalui koneksi tunggal (bukan dua).
  • Streaming melalui proxy dan firewall, mendukung komunikasi simultan hulu dan hilir.
  • Kompatibel dengan pre-WebSocket dunia dengan cara beralih dari koneksi HTTP ke WebSockets.
Aplikasi Yang Harus Menggunakan WebSocket
  • Aplikasi dengan banyak pengguna atau Multi-User Apps
  • Aplikasi langsung atau Realtime Apps
  • Aplikasi dimana data live sangat dibutuhkan, seperti pasar saham, atau kurs.
WebSocket Client
  • Di website, WebSocket didukung oleh browser seperti Google Chrome, Firefox, Opera
  • Pada ponsel, WebSocket support di iOS dan Android
  • WebSocket client menggunakan Javascript untuk meminta atau merequest ke server WebSocket, sebagai percobaan bisa ikuti tutorial di website w3schools atau tutorialspoint



web socket ServerPada server, WebSocket sudah support di Ruby, Java, Objective-C, PHP, .NET, Node.js, ActionScript dan banyak bahasa lainnya, bisa dicoba pada website-website berikut ini Ruby, Java, Objective-C(iOS), PHP, .NET, node.js
Pengolaha / Processing
Contoh Web Socket :
1. Socket.io
socket io adalah sebuah tekhnology web yang memanfaatkan web socket untuk transmisinya secara asyncronous. apa itu async? async adalah trasnfer mode dimana tidak membutuhkan response dari server jadi client langsung menampilkan resultnya. contoh sederhananya : orang mau bertamu kermh orang harus mengetuk pintu dulu baru si pemilik rumah bukain pintu baru itu orang masuk(contoh sync), kalau async pemilik rumah membuka pintu jadi saat ada orang yang mau berkunjung ke rmhnya langsung masuk gak perlu nunggu pemilik rumah membukakan pintu. nah tekhnologi web socket ini di gunakan sebagai push notification mirip facebook gitu tanpa ajax jquery, bisa di gunakan untuk chatting, realtime analytic dll.
dibawah ini adalah gambar web socket bekerja
gambar 1.0 web socket 
socket io ini tekhnologi yang hanya bisa di gunakan di node js untuk PHP ada beberapa layanan web socket yaitu :
1. Onesignal
2. Pubnub
3. Firebase
layanan penyedia web socket ini sifatnya online jadi jika ingin testing untuk notifikasinya anda harus terkoneksi dengan internet.
socket io atau tekhnologi web socket ini tidak hanya digunakan di web saja bahkan bisa di android atau IOS. jadi, web socket ini adalah sebuah tekhnologi yang menggunkan transfer mode async tanpa menunggu response dari server client sudah bisa langsung melihat resultnya, dengan web socket iini kita bisa membuat chatting sederhana, notifikasi mirip facebook, dan web push notification.


Daftar Pustaka

http://www.jurnalweb.com/wp-content/uploads/2015/04/proses-websocket.png

kursus online web programming dan aplikasi android

Wednesday, October 19, 2016
Posted by keliling jajan
Pada Era Globalisasi ini tekhnologi semakin lama semakin berkembang, baik tekhnologi hardware dan software, dan juga semakin banyaknya bisnis yang muncul dengan memanfaatkan tekhnologi tersebut. contohnya adalah e-learning, e-commerce, e-banking dan juga kursus online. Web adalah sebuah tekhnologi yang dapat menyajikan informasi dan juga bisnis, terutama di kursus online untuk mempelajari bahasa pemrograman web dan aplikasi android. web menjadi sebuah primadona karena multi platformnya dan juga mudah untuk di terapkan untuk membuat sebuah sistem, di dalam web tersebut ada beberapa tekhnologi yang ada di bahasa pemrograman web tersebut, kursus online web programming dan aplikasi android ini mengajarkan untuk mempelajari tekhnologi web tersebut.
Contoh kasus:
Kursus online web programming dan aplikasi android Gdevelop mengajarkan tekhnologi yang di gunakan untuk membangun untuk membuat sebuah web dan aplikasi android, tidak hanya mempelajari tekhnologi yang di gunakan saja tapi mempelajari bagaimana membangun sebuah sistem dengan web dan aplikasi android, Gdevelop ini mengajarkan menggunakan konsep PVC(Private Virtual Class) dimana para peserta belajar tidak harus datang ke tempat kursusnya, mereka bisa belajar dimana saja asal ada koneksi internet tentunya, dan platform untuk metode PVC ini adalah menggunakan teamviewer. ada juga yang menggunakan virtual class, untuk virtual class ini menggunakan platform web cozora.com untuk melakukan pengajaran. untuk kursus online web programming ini di bagi beberapa level dan berdasarkan metode mana yang di ambil apakah private atau class. untuk level ada basic, intermediate, dan juga ada advance setiap level berbeda-beda juga harganya.
Friday, October 14, 2016
Posted by keliling jajan
Posted by keliling jajan
Welcome to My Blog

Gunadarma BAAK News

Auto Backlink Gratis Indonesia : Top Link Indo Auto Backlink Gratis Indonesia : 21 backlink BACKLINK OTOMATIS GRATIS JURAGAN. Auto backlink gratis
Backlink Gratis Berkualitas No.1 Indonesia

Popular Post

Blogger templates

Total jumlah pengunjung

Social Icons

Labels

Free Cancer Green Cursors at www.totallyfreecursors.com

IP

Powered by Blogger.

Followers

Featured Posts

- Copyright © technology news -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -